Copyright @ Tuban Petrochemical Industries

Jakarta -PT Pertamina (Persero) mulai 1 Oktober 2015 akan mengoperasikan kembali kilang PT Trans Pacific Petrochemical Indotama (TPPI), Tuban, Jawa Timur. Beroperasinya kilang tersebut membuat Pertamina bisa hemat impor BBM US$ 10 juta atau sekitar Rp 140 miliar per hari.

Direktur Utama Pertamina, Dwi Soetjipto mengatakan, dengan beroperasinya kilang TPPI, Pertamina mendapat tambahan produksi BBM sebanyak 80.000-100.000 barel per hari. Jumlah tersebut dapat mengurangi kebutuhan impor BBM sebanyak 10%.

"TPPI akan produksi 80.000-100.000 barel per hari. Jadi karena itu, impor BBM kita sekitar 700.000 barel per hari, kira-kira itu 10% (berkurang), cukup besar," ungkap Dwi ditemui di Kantor Kementerian ESDM, Jalan Medan Merdeka Selatan, Senin (28/9/2015).

Dengan berkurangnya impor BBM sebanyak 10%, membuat pihaknya dapat menghemat penggunaan dolar AS untuk impor BBM sebanyak US$ 10 juta per hari. Saat ini Pertamina beli dolar US$ 80 juta per hari sebagian dari pasar valuta asing dan dari 3 bank BUMN.

"Kita beli dolar itu US$ 70-80 juta per hari, kalau sepersepuluh kira-kira sekitar US$ 10 juta per hari. Cukup bagus," katanya.

"Jadi target kita 1 Oktober ini TPPI bisa segera beroperasi," tutupnya.


 

Sumber : Dana Aditiasari - detikfinance
Senin, 28/09/2015 15:09 WIB
 
 

 

"