Copyright @ Tuban Petrochemical Industries

Jakarta: Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menilai pengambilalihan dan pengoperasian kembali kilang PT Trans Pacific Petroleum Indotama (TPPI) merupakan sebuah solusi nyata. Diharapkan, setelah diambil dan beroperasi penuh bisa memberi pengaruh besar dalam laju perekonomian secara makro.

Menteri ESDM Sudirman Said menambahkan keputusan pemerintah dalam hal ini perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) atau tepatnya PT Pertamina (Persero) untuk mengambil dan kembali mengoperasikan TPPI merupakan bagian dari penguatan tata kelola migas.

"Keputusan pemerintah untuk mengambil alih TPPI secara korporasi merupakan solusi permanen setelah 15 tahun mengalami ketidakpastian," ungkap Sudirman, dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta, Rabu (11/11/2015).

 

Selama ini, TPPI mengalami banyak masalah mulai dari ketidakjelasan struktur kepemilikan, situasi keuangan, kepastian pasokan bahan baku, dan pemasaran hasil olahan. Kesemuanya itu menjadi penyebab dari ketidakpastian. Akibatnya, kilang ini selama dua tahun terakhir berhenti beroperasi.

Sudirman menambahkan, nantinya dengan beroperasinya TPPI pada kapasitas penuh maka akan mengurangi impor BBM sebanyak 20 persen. Beroperasinya TPPI juga menyerap kondensat yang dihasilkan oleh lapangan-lapangan minyak di Indonesia.

"Hal ini mengurangi ketergantungan pada impor minyak mentah karena ada tambahan minyak mentah yang diolah di dalam negeri," jelas dia, seraya menegaskan bahwa secara makro penurunan impor BBM dan penggunaan minyak mentah untuk diolah sendiri juga berkontribusi pada penguatan nilai tukar rupiah.

Sekedar informasi, kilang TPPI dibangun pada 1995, dan merupakan salah satu kilang terbaik di Indonesia dari sisi teknologi dan tingkat efisiensi. Peresmian beroperasinya TPPI oleh Pertamina merupakan tahapan dan pencapaian penting bagi penataan industri migas dan peningkatan efisiensi dan ketahanan energi nasional.



 

Sumber : Annisa ayu artanti Metrotvnews.com
Rabu, 11 November 2015 13:23 WIB
 
 

 

"